Berita dan Tips Terbaru

Bulan Puasa, Jam Kerja PNS Dikurangi 5 Jam Sepekan

0

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mendapat potongan jam kerja sebesar lima jam setiap minggunya selama Ramadan. Hal itu sudah diatur dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 336 Tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada bulan Ramadan. 

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman mengungkapkan, Kementerian PANRB memangkas waktu kerja PNS setiap pekannya dari 37,5 jam jadi 32,5 jam. Jumlah waktu aktif tersebut berlaku bagi instansi pemerintah pusat dan daerah, yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja.

“Pada saat hari kerja normal, jam kerja itu 37,5 jam per minggu, atau 7,5 jam per hari untuk yang lima hari kerja. Selama Ramadan jadi 32,5 jam per minggu, atau 6,5 jam per hari. Bagi yang enam hari juga sama 32,5 jam per minggu, tapi dia selesainya lebih cepat satu jam,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di kantornya, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Herman menjelaskan, para PNS mendapat dispensasi pulang kerja lebih cepat sejam dibanding hari normal. Sebagai contoh, pegawai instansi pemerintah yang bekerja lima hari akan berkegiatan mulai pukul 08.00-15.00 dari Senin sampai Kamis, dan Jumat pukul 08.00-15.30.

Sementara untuk yang dapat jatah hanya sehari libur dalam satu pekan, itu akan memulai hari kerjanya pada 08.00-14.00 setiap Senin sampai dengan Kamis, dan Sabtu. Khusus Jumat, akan dimulai sejak 08.00-14.30.

“Sama seperti hari normal, waktu istirahat dari Senin sampai Kamis itu setengah jam. Kalau Jumat baru satu jam, karena dipotong Sholat Jumat,” jelasnya.

Lebih lanjut Herman menutukan, Kementerian PANRB menyerahkan aturan ke masing-masing instansi dalam hal pemberian uang tambahan bagi pegawai yang bekerja di luar waktu yang seharusnya pada saat Ramadan.

“Kecuali kalau rapat di luar jam kantor (RDK). Itu mah kan ada insentifnya buat PNS. Kalau enggak ada RDK, ya menyesuaikan,” ungkap dia.

 

Berita Selengkapnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.